Arsip untuk Mei, 2008

25
Mei

bookmarklet

Surely I’ve read somewhere before about this bookmarklet (probably on my Google Reader’s feed). However, I didn’t really pay attention in that term. But, recently I’ve found a nice web application which allows us to translate one english word to another easier english explanation about that words. The idea was almost the same with what we usually have, The Oxford Pocket Dictionary, which enables us to lookup some difficult english terms and get the easier explanation and examples about those words.

The website is here.

The developer provides us with a bookmarklet (you can see it from the upper right link of that website). How it basically works is you block a word in your browser, click the bookmarklet links in your bookmark toolbar, and voila, there comes a pop up browser where you can see the explanation of that word you select before.

In Firefox, when we want to lookup some kanji and japanese characters meaning in english, there is a good plugin called rikaichan, which works smarter (translating on the fly). I don’t know whether there is such plugin for english-to-english translation. However, this i-dict plugin (reminded me of some dictionary software created by my friend in ARC, Little Dict) is good because there are times when I read english website and I don’t know the meaning of the words. Opening between browsers and dictionary tools is not convenient.

Maybe, the idea can be extended for english-to-indonesia dictionary. I am just wondering whether there is such website or not.

25
Mei

the e-topia background

Jaman dulu, ada sebuah keluarga yang tinggal di rumah sederhana. Di dalam rumah itu terdapat satu ruang keluarga yang dilengkapi dengan tungku penghangat tradisional (dengan arang dan api). Ketika musim dingin tiba, seluruh anggota keluarga berkumpul di situ, si anak bisa mendapatkan cahaya yang cukup untuk belajar, orangtua bisa mengobrol dengan anaknya, nenek bisa menikmati malam yang panjang dengan menjahit pakaian untuk cucunya, dsb.

Kemudian muncullah era electrification (listrikisasi?), dimana pipa-pipa yang mengalirkan arus listrik terpasang di rumah mereka. Tak lama, rumah yang sederhana itu dilengkapi dengan aliran listrik yang kemudian memberikan ruang bagi munculnya teknologi-teknnologi baru seperti penghangat ruangan, lampu, kulkas, AC, dsb. Ketika musim dingin tiba di tahun berikutnya, si anak tidak lagi berkumpul di ruang keluarga untuk mengerjakan PR karena mereka bisa mendapatkan cahaya di kamarnya (alih-alih diselingi dengan obrolan orangtua dan nenek, suara musik dari New Kids on The Block memenuhi kamar mereka).

Karena teknologi maju seiring dengan tingkat konsumsi yang meningkat, orangtua tidak lagi ada di rumah untuk mengobrol. Mereka sering bekerja larut malam dan meninggalkan catatan kertas di kulkas untuk makan malam anaknya. Nenek, tentu saja, merindukan kebersamaan sosial. Namun, dia tidak bisa lagi menemukan kehangatan walaupun dia sudah berdiam di dekat tungku. Tentu saja karena tidak ada lagi orang yang bisa diajak ngobrol. Beberapa saat kemudian, nenek lebih memilih untuk tinggal di panti jompo yang sederhana, di mana dia bisa mengobrol dan bermain Bingo bersama teman sejawatnya.

Sekali dua kali, mereka masih berkumpul di dekat tungku hangat, bukan untuk menghangatkan diri karena mereka bisa melakukan itu di kamar masing-masing, bukan untuk belajar tentu saja, atau untuk menjahit. Kali ini mereka melakukan itu karena ingin bernostalgia dengan keadaan di masa lalu. Fungsi sosial dari tungku hangat ini pun, kalau tidak bisa dikatakan hilang, berubah.

———————————

Sekelumit kisah di atas saya terjemahkan dengan perubahan seperlunya dari buku e-topia karang William J. Mitchell. Buku ini menarik. Semoga bisa menjadi teman di kereta yang baik selama beberapa hari ke depan :D Kisah di atas hanyalah sekelumit pengantar dari buku ini, bagaimana ternyata majunya sebuah teknologi juga diiringi oleh perubahan nilai-nilai sosial dalam masyarakat. Kalau ada poin-poin menarik lain yang bisa menginspirasi saya untuk menulis di blog ini, akan saya paparkan dalam postingan berikutnya.

22
Mei

e-topia

It’s not utopia as in ideal society and living place. It is e-topia instead.

E-topia is a world where ‘e’ becomes ubiquitous. E-commerce, e-mail, e-business, e-book, e-(fill it yourself). This is a world where we are living now. At least you, the reader of this post. You are now connected through the internet to view this page, which gives you an ability to enjoy what e-topia offers to human being.

Well, of course some people and races in remote areas don’t benefit from this e-topia phenomena. They will even picture our world as an utopia for them. While it’s not yet an ideal world for us, since the ‘greediness’ of human being will always ask for more (hey, every single seconds in our life people out there extensively research about the latest technology, develop it, and distribute it to us rite, to fullfill the demand of human being who always ask for better life), sometimes we have to ask ourself whether this e-topia things really boost our efficiency in life or not.

18
Mei

日本語で書いた

やった。。。

僕のパソコンから、日本語で書けますよ!!

嬉しかった!

Akhirnya bisa juga nulis dalam bahasa Jepang di laptop saya. Setelah selama beberapa bulan ini harus ngendon di lab kalau mau nulis tugas dalam bahasa Jepang :D

Terima kasih atas petunjuk dari website ini.

18
Mei

栃木のホームステイ

私のホームステイ家族は杉本さんの家族です。最初に私たちは小さい公園でバーベキューしました。いろいろな食べ物を作って簡単な日本語会話を喋ってそのときには私は杉本さんに初めて会いました。杉本さんは東工大から卒業してたくさん東工大の事を話しました。

バーベキュー後に私は杉本さんと杉本さんの奥さんと一緒に車で宇都宮の回りへ散歩しました。一番場所はピースカンノンです。このピースカンノンは本当に高いですが焚く時間は昔じゃありません。焚く時間は50年ごろ前です。

そして二番場所は有名な大谷石博物館でした。この場所は本当に凄かったです。博物館の中の時に私が英語を見て気持がありました。それから外に雨が降りまして私は杉本さんの家へ送ってくれました。途中杉本さんの家へ行ったときに私は宇都宮と東京はとても違うと思いました。宇都宮の道は静かだし人がたくさんじゃないし住んでいるために便利と考えていました。

夜ときに私たちはいろいろな事を喋って花札を遊んでゲームを子どもと一緒に遊びました。花札を遊ぶ事がとても楽しかった。最初に遊び方を杉本さんの奥さんは教えてくれました。ちょっと難しかったですが遊びながら私は勉強することができました。でも最後にやっぱり私は負けでした。それはだいじょうぶです。大切な事は気持が嬉しかったです。その後は12時ごろ私は寝ました。

日曜日に杉本さんの予定は日光へ行きましたが私はちょっと起きて遅れましたので日光へ行けなかった。なおどこも行かなっても次の運動は面白かったです。11時ごろ私たちは一緒に昼ご飯を食べました。杉本さんは美味しいお好み焼きをつくって上げました。そのときも私は杉本さんのお母さんとお父さんに会いました。茶の間の中から外に本当によかった景色を見られました。ちょっと早い宇都宮へ行けば咲くの桜を見られました。そして食べてから私は漢字の書き方の練習を杉本さんのお母さんに教えてくれました。私は私の漢字名前を書き方を勉強しました。

最初に私はいろいろな例を選びました。レのために私は「礼」の漢字を選びました。そしてザのために私は座るの漢字を選びました。ですから私の漢字名前は「礼座」です。その後は私は杉本さんの家へ出ていました。2四十分ごろ東京へ帰りました。帰った前に私は花札をくれました。嬉しかったです。今度、私は友達と一緒に遊ぶことができます。杉本さんの家族は、本当にありがとうございました。

After all, writing in kanji definitely took my days off :(