27
Des
07

Nama Orang Jepang (1st part)

Nama-nama seperti Erika Sawajiri, Aya Ueto, Masami Nagasawa, Horikita Maki, mungkin sudah tidak asing lagi di tengah komunitas yang hobi nonton drama Jepang, termasuk saya. Terkadang saya bingung, karena ada beberapa orang yang menyebut Masami Nagasawa itu Nagasawa Masami. Erika Sawajiri disebut dengan Sawajiri Erika. Nggak lucu kan kalo nama saya misal Reza Aditya, terus ada orang yang dengan enaknya manggil saya Aditya Reza :D

Tiba-tiba, saya jadi pengen nulis tentang nama orang Jepang, karena sempat dapet beberapa pengalaman menarik tentang hal ini. Ceritanya dimulai dari fakta bahwa mungkin sudah banyak yang tahu kalo nama orang Jepang itu terdiri dari 2 kata saja. Tidak seperti nama orang Indonesia yang terkadang terdiri dari 3 kata atau lebih. Apalagi kalo sudah dapet gelar kebangsaan atau keraton, yang ada Radennya.. Pasti panjang bener jadinya.

Dua kata dalam nama orang Jepang itu berarti yang satu adalah Family name, dan yang lain adalah nama orang itu sendiri.  Lho, kok jadi pernyataan nge-loop gini :D Ambil contoh misal Horikita Maki ( 堀北真希 ). Dalam penulisan nama, hampir selalu urutan penulisan adalah Family name terlebih dahulu, baru diikuti dengan nama diri sendiri. Dalam kasus di atas, 2 kanji pertama artinya adalah Horikita, dan 2 kanji terakhir Maki.

Namun, apabila kanji itu diterjemahkan ke dalam romaji, urutannya bisa jadi berubah. Maki-chan namanya menjadi Maki Horikita. Ini mengikuti konvensi penulisan nama orang Barat, yang formatnya kebalikan dari konvensi nama orang Jepang. Jadi, jangan bingung dengan pembalikan nama Sawajiri Erika menjadi Erika Sawajiri. Itu cuman masalah budaya saja yang berbeda. Kalau nama cewek gini, mudah ditebak walaupun dibalik-balik, mana yang nama keluarga mana yang nama sendiri. Yang susah kalo nama cowok. Misalnya, Mika Sato. Hayo, yang mana nama keluarga, yang mana nama sendiri :D


5 Tanggapan ke “Nama Orang Jepang (1st part)”


  1. Desember 28, 2007 pada 7:05 am

    Yang nama keluarga itu Sato, namanya sendiri Mika. Hehehe.. Nama keluarga Sato itu nama keluarga yang populasinya banyak di Jepang, pasaran lah. :D

    se’,, nama pemain bola Urawa ada Marcus Tulio Tanaka, piye iki mas Reza??? ;-)

    ada orang jepang yang ga seneng kalo nama keluarga ditulis di belakang setelah namanya sendiri. check this….

    http://www.02.246.ne.jp/~semar/catatan.html

  2. Desember 28, 2007 pada 11:46 pm

    Tanpa banyak basa basi n kata-kata, Neh ane ada link juga tentang Nama Jepang. Baca http://prabudiansori.wordpress.com/2007/11/01/mengetahui-nama-dalam-bahasa-jepang/
    mudah2an ada manfaatnya. :)

    met kenal yach…. :)
    sekalian dech tukeran link yuk? n kenalkan diri kamu disini http://prabudiansori.wordpress.com/2007/10/05/sahabat-dari-sabang-sampai-merauke/

  3. Desember 29, 2007 pada 5:29 pm

    Kalo nama orang sunda gimana??

    Cecep surecep..
    Ajad sudrajad..
    Bantu membantu..
    Tolong menolong..

  4. Desember 31, 2007 pada 2:02 pm

    Ceritanya dimulai dari fakta bahwa mungkin sudah banyak yang tahu kalo nama orang Jepang itu terdiri dari 2 kata saja. Tidak seperti nama orang Indonesia yang terkadang terdiri dari 3 kata atau lebih. Apalagi kalo sudah dapet gelar kebangsaan atau keraton, yang ada Radennya.. Pasti panjang bener jadinya.

    Kata siapa? Nama Batak misalnya, banyak yang dua kata, misalnya: Ruhut Sitompul, Tika Panggabean, dsb. Orang Jawa non-keraton malah banyak yang menggunakan nama satu atau dua suku kata. Misalnya: Supangat, Kayani, Senen, Siti Romlah, Sugeng Prawiro, dsb…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.