Membaca. Kita semua selalu membaca setiap hari. Secara tidak sadar, saat kita melihat tulisan (yang kita tahu bahasanya), hati mengartikan itu sebagai rangkaian huruf yang langsung terbaca oleh mata dan otak kita.
Hanya saja, memori kita terbatas. Ada kalanya kita tidak perlu membaca beberapa bagian yang tidak penting, agar kita tidak mengingatnya dan memasukkannya dalam memori kita. Apa ini artinya kita harus menutup mata saat berjalan sehingga tidak melihat papan-papan iklan dan pengumuman yang berseliweran?
Tidak begitu.. Ini berkaitan dengan arus informasi yang melaju dengan cepat tanpa batas. Kita berada di lingkungan dimana informasi dan berita datang dengan tingkat akselerasi yang meningkat setiap waktunya. Apabila anda terkoneksi ke internet selama 1/3 waktu hidup anda dalam sehari, akan sangat terasa efek dari banjir informasi ini.
Ada kalanya, informasi yang terbaca oleh kita terlalu diverse dan bermacam-macam topiknya. Ini yang susah. Apabila kita membaca artikel-artikel dengan topik yang sama sekaligus, mungkin kita masih bisa mengingat sebagian besar isinya, karena kita bisa mengaitkannya satu sama lain. Namun apabila informasi itu terlalu divergen, susah untuk mencari benang merahnya, sehingga keesokan harinya, kebanyakan dari apa yang kita baca kemarin kita lupakan dengan sendirinya (bahkan kita mungkin tidak sadar kita sudah melupakannya).
Saya jadi ingat, semakin banyak hal yang kita ketahui dan pelajari, kita akan semakin sadar bahwa kita belum tahu apa-apa. Lucu aja kalo ternyata itu diartikan sebagai kita terlalu banyak belajar dan membaca, sehingga kita juga lebih banyak lupa, dan akhirnya memang kita semakin tidak tahu apa2. Guyonan mahasiswa, kalo udah mau ujian, mending jangan belajar, biar gak lupa
Yang di atas barusan itu selingan saja. Intinya, ada baiknya kita memilah-milah informasi apa saja yang akan kita baca. Pada dasarnya, jangan sampai saat kita membaca sesuatu, informasi yang kita baca itu jadi percuma, karena hilang keesokan harinya dari memori kita. Kalo kita senang membaca, mungkin ada baiknya diikuti dengan menulis, karena dengan begitu kita bisa mendokumentasikan apa yang kita baca, dan jaga-jaga sebagai backup kalo di lain kesempatan kita lupa.
Saya sendiri, sudah terlalu banyak membaca artikel-artikel gak jelas di internet, yang kebanyakan, di keesokan harinya saya lupakan. Nampaknya, harus belajar bagaimana cara membaca yang efektif dan mendokumentasikannya dalam tulisan
























Komentar Terakhir